Minggu, 30 Maret 2014

Terima kasih telah membuatku sesibuk ini, ya, sangat sibuk untuk memikirkanmu. Memikirkan semua tentang kita.
Pagi ini hidungku serasa tak sanggup untuk bernafas, juga mataku yang tak kunjung terbuka. Aku benar-benar terbuai akan manisnya mimpi dalam tidurku.

I believe in you

I believe in you, Ya Allah.
Apapun yang terjadi padaku, aku percaya itu adalah campur tanganmu. Dan mungkin itu alasan kenapa aku sangat mudah mendapatkan rasa sakit.
Easy to get some money, that’s fine. But easy to get some hurt, its bad.
Tetapi kenapa, bukankah itu campur tanganmu? Lalu, kenapa aku diberi rasa sakit? Bukankah Allah menyayangi setiap umatnya?
Bodoh. Bodoh bila aku selalu merintih kesakitan hanya karena beberapa masalah. Tetapi, mana ada sih yang tegar ngadepin semua masalah yang datengnya tiap hari?.
Aku yang dikenal sebagai pemilik senyum palsu paling keren, itu fake atau suck nggatau. Bodoh. Bodoh sekali.
Aku selalu percaya bahwa itu semua punya Allah, aku juga punya Allah.
Tapi apa aku ngga pernah diizinin buat ngerasa bahagia ‘kayak yang aku mau’.
Bukan cuma ngabisin uang, belanja semauku, ketawa sama temen-temen, dicintai keluarga, jalan bareng temen. Ya Allah aku ngga mau itu. Aku butuh bahagia yang lain, yang benar-benar membuatku merasa aku bahagia di dunia dan di akhirat.
Aku pengen, sekali aja hidup yang bebannya dikit, semingguan juga ngga masalah. Aku pengen aku bisa sepenuhnya senyum kayak gaada beban pikiran.
Aku pengen beberapa orang di luar sana yang pernah menyakitiku, menyatakan maafnya.
Aku pengen orang yang membenciku melupakan semua kebencian itu.
Aku pengen,
Pengen dia balik.
Kayak dulu.
Waktu kita sama-sama.
Aku dan kamu jadi kita.
Bukan aku dan kamu jadi musuh.

I believe in you, Ya Allah. Atas semuanya, aku bersyukur.
Atas cobaanmu, aku bersyukur.
Dan atas kepergiannya, aku tetap besyukur.
Aku pasrah atas semua kebahagiaan yang telah ada, dan aku bersyukur.
Aku pasrah atas semua kesedihan yang ada, aku akan mencoba bersyukur, dan aku akan ikhlas.
Tapi, bisakah aku merasa bahwa aku bukan orang yang mudah untuk dikhilafin?
Dikhilafin adalah saat dimana seseorang nyesel ketemu/punya hubungan sama kamu.
Dan nyatanya, aku dapet itu. Aku denger sendiri, dan itu nyakitin, tapi aku bersyukur.


LALU? ADA LAGI? MUNGKIN SAMPAI AKU MEMBENCI DIRIKU SENDIRI, AKU AKAN TETAP BESYUKUR? Oh ya, bukankah memang manusia harus bersyukur. 

Jumat, 06 September 2013

so, good night.

Good night, seseorang yang selalu ada, selalu disini, di dalam benak dan pikiranku, dan tidak akan pernah hilang.

Malam ini, sepertinya tidak ada hal istimewa yang aku lakukan untuk sekedar 'menghias' masa lalu kita. I think, masa lalu kita cukup istimewa, sehingga bumbu 'hias' yang aku inginkan adalah melanjutkan beberapa potongan masa lalu itu, menjadi satu bagian, yang utuh, actually. Aku mulai merasa tingkat mengkhayalku semakin menjadi hari ini.

ah ngga tau ah.

Jumat, 26 Juli 2013

Sangat Singkat

Aku benar-benar menghargai pertemuan itu, dengan sebuah senyum singkat diantara dua bibir halus dan empat mata yang seolah bercanda ria, aku bahagia. Dengan sebuah awal singkat tapi selalu membuatku merasa bahagia itu, kekosongan yang ada sedikit demi sedikit terisi. Aku belajar untuk menghargai setiap detik saat aku melihatmu, dan setiap aku melihat semua tentangmu, wajahmu, matamu, bahkan sampai bahumu yang sangat-sangat aku sukai. 


Jumat, 19 Juli 2013

I have died everyday waiting for you
Who's care?, 
menunggumu bahkan membuat sebagian dariku hilang bersamamu.
melihat beberapa kenangan yang pernah ada bersama kita juga akan membuatku merasa he-ba-t.
tapi tanpa aku sadari, aku telah dibuat repot oleh beberapa kenangan itu. percayalah. aku kerepotan untuk berusaha melupakanmu. bahkan sampai sekarang.
aku selalu berusaha melupakanmu. meskipun, pada akhirnya aku sudah dapat memprediksi apa hasilnya.
membutuhkan beberapa detik untuk mengenalmu dan sedikit menyukai beberapa hal tentangmu. tapi, mengapa, enam puluh detik di dua tahun terakhir ini tidak pernah lepas dari bayanganmu?

\\\

Come with every story that i have.

I don't know how Rapunzel meet her prince. I don't know how Bella Swan meet her vampire, Edward Cullen. And now. Really. I don't know, first day i saw you was a beautiful moment I ever had. I'm feeling lucky.

'Baby, when I see you smile' - I think, when the song writer write it, she/ he has feel like what i feel just now.

I can't write your name. I can't spell your name, I can't do everything, when 'smile' out of your mouth.

I don't know. I just wanna be your friend.

and. maybe.

your girlfriend hah!